Sistem Jembatan Timbang

Aplikasi Terapan  >  Sistem Jembatan Timbang

Jalur transportasi darat memiliki peranan penting dalam roda perekonomian di Indonesia untuk menghubungkan orang & barang dari suatu tempat ke tempat lainnya. Dalam transportasi darat selain diperlukan infrastruktur jalan, operator jalan raya, peraturan jalan raya diperlukan juga suatu elemen pengawasan jalan untuk menghitung tonase muatan kendaraan sesuai dengan kelas jalan yang diizinkan, karena hal ini terkait terhadap umur kekuatan jalan dalam menahan beban tonase muatan, elemen tersebut adalah sistem jembatan timbang. Karena potensi kerusakan jalan raya terbesarnya adalah akibat ketidaksesuaian peruntukan kelas jalan dengan jenis/kelas kendaraan muatan barang dan tidak menghiraukan berat muatan (overload).

Sistem jembatan timbang (Weight Bridge Measurement System) ada beberapa macam yaitu:
1. Sistem Timbangan Kendaraan Statis yaitu sistem jembatan timbang dengan kendaraan harus berhenti beberapa saat.
2. Sistem Timbangan Kendaraan Dinamis yaitu sistem jembatan timbang dengan kendaraan tetap bergerak dan tanpa harus berhenti (Weight in Motion).
3. Sistem Timbangan Kendaraan Portable yaitu sistem jembatan timbang yang dapat moveble (portable) sesuai kebutuhan dengan kendaraan tetap bergerak atau berhenti

Sistem jembatan timbang dapat diaplikasikan pada jalur transportasi darat antara lain jalan tol & jalan arteri yang berbasis ERP (Electronic Road Price), sehingga biaya yang akan dibebankan ke setiap pengguna jalan baik kendaraan pribadi, kendaraan umum atau kendaraan muatan barang nilainya berbeda dan tergantung dengan jenis kendaraan, berat kendaraan, panjang kendaraan, tinggi kendaraan, serta banyaknya sumbu kendaraan. Sehingga berlaku tarif (charge by demand) ke setiap kendaraan sesuai dengan perhitungan secara sistem pada jembatan timbang (Weight Bridge Measurement System) dan hal ini menggantikan cara hitung konvensional dengan jenis kelas kendaraan saja tanpa dikalkulasikan juga dengan tonase muatan barang.

Aplikasi sistem jembatan timbang selain diaplikasikan pada jalan tol & jalan arteri yang berbasis ERP, maka pada jalur transportasi darat dapat dipergunakan antara lain sebagai alat hitung timbangan muatan hutan, perkebunan dan pertambangan yang diaplikasikan untuk menghitung muatan yang dibawa pada kendaraan truk saat keluar area hutan, perkebunan dan pertambangan dan menghitung kembali pada saat masuk area penampungan/pabrik, dan hal ini untuk mengurangi adanya human error dan kebocoran muatan di jalan. Selain itu dapat juga diaplikasikan pada pelabuhan Penyeberangan Orang & Kendaraan, dan khusus hal ini PT. Graha Fatta telah implementasikan di Pelabuhan Merak & Bakauheni.

Sistem Timbangan Kendaraan Dinamis (Weight Bridge Measurement System) yang diaplikasikan di Pelabuhan Penyeberangan Orang & Kendaraan memberikan manfaat (value added) antara lain:
1. Peningkatan pelayanan.
2. Menghindari human error dalam menentukan tarif yang harus dibayar.

Update : 13/12/2018